Selain Mengandung Antioksidan, ini Manfaat Lain Jambu Biji

Breaking

Selain Mengandung Antioksidan, ini Manfaat Lain Jambu Biji

SATYABERITA – Jambu biji dikenal sebagai salah satu buah tropis yang mudah ditemukan dan terjangkau masyarakat. Namun di balik rasanya yang segar, jambu biji menyimpan beragam manfaat kesehatan yang penting bagi tubuh.

Pakar Kesehatan, dr. Thoriqotil Haqqul Mauludiyah, menjelaskan bahwa jambu biji merupakan tanaman yang kaya akan serat, vitamin C, folat, serta berbagai zat lain yang berperan sebagai antioksidan.

“Jambu biji mengandung antioksidan yang berfungsi melindungi tubuh dari radikal bebas berbahaya. Radikal bebas ini dapat memicu berbagai masalah kesehatan, seperti kanker dan gangguan pada pembuluh darah,” ujar dr. Thoriqotil.

Ia menambahkan, kandungan fitonutrien dalam jambu biji juga berperan dalam memelihara kesehatan mata dan prostat. Selain itu, buah ini kaya akan karotenoid yang bermanfaat untuk mencegah penyakit jantung, meningkatkan imunitas tubuh, serta menjaga kesehatan kulit.

Tak hanya itu, jambu biji juga dikenal memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Vitamin ini berperan penting dalam pembentukan jaringan kolagen serta menjaga kesehatan tulang, gigi, gusi, dan pembuluh darah.

“Kalium dan serat yang terdapat dalam jambu biji juga membantu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol,” jelasnya.

Menariknya, jambu biji juga kerap dikaitkan dengan manfaat bagi penderita demam berdarah. Menurut dr. Thoriqotil, konsumsi jambu biji dapat membantu meningkatkan jumlah trombosit serta menghambat pertumbuhan virus demam berdarah.

Terkait anggapan bahwa biji jambu dapat mengganggu pencernaan, dr. Thoriqotil meluruskan hal tersebut. Ia menyebutkan bahwa mengonsumsi jambu biji beserta bijinya tidak akan menyebabkan gangguan pencernaan selama kebutuhan pencernaan lainnya terpenuhi.

“Biji jambu yang tertelan akan dihancurkan oleh asam lambung, sari-sarinya diserap oleh usus, dan sisanya akan dikeluarkan dalam bentuk tinja,” paparnya.

Untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan, dr. Thoriqotil juga membagikan beberapa tips, di antaranya rutin berolahraga minimal 30 menit selama lima hari dalam seminggu, menjaga berat badan ideal, serta mengonsumsi air putih sebanyak 2–3 liter atau minimal delapan gelas per hari.

Selain itu, masyarakat dianjurkan mengonsumsi makanan tinggi serat seperti sayuran dan buah-buahan, serta menghindari kebiasaan menahan buang air besar (BAB).

“Pola hidup sehat yang seimbang akan membantu fungsi pencernaan bekerja optimal,” pungkasnya.

Post Comment