Pergantian Ketua DPRD DKI Dinilai Wajar, Neneng Hasanah: Tidak Pengaruhi Kinerja Dewan

Breaking

Pergantian Ketua DPRD DKI Dinilai Wajar, Neneng Hasanah: Tidak Pengaruhi Kinerja Dewan

SATYABERITA – Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Demokrat, Neneng Hasanah, menilai pergantian pimpinan DPRD merupakan hal yang lumrah dalam dinamika politik dan tidak akan memengaruhi kinerja lembaga legislatif di Ibu Kota.

Menurut Neneng, pergantian jabatan Ketua DPRD DKI Jakarta dari Khoirudin kepada Suhud Alynudin merupakan bagian dari mekanisme politik yang wajar dan merupakan keputusan internal partai.

“Di dalam politik itu biasa terjadi pergantian pimpinan DPRD atau kelembagaan. Semoga Pak Suhud yang baru diberikan amanah dan dapat menjalankan tugasnya dengan baik,” ujar Neneng kepada wartawan, Senin (7/6).

Neneng berharap kepemimpinan baru di DPRD DKI Jakarta dapat menjaga kekompakan dan soliditas seluruh anggota dewan dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran.

Ia juga menegaskan bahwa pergantian pimpinan DPRD tidak menimbulkan gangguan terhadap komunikasi maupun kerja sama antaranggota dewan.

“Kita semua adalah bagian dari DPRD. Tidak ada pengaruh terhadap komunikasi ataupun kinerja dewan ke depan,” katanya.

Terkait agenda pembahasan anggaran daerah, Neneng memastikan pergantian ketua dewan tidak akan berdampak terhadap proses penyusunan kebijakan anggaran.

Saat ini, DPRD DKI Jakarta masih berada pada tahap pembahasan pra-Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), sementara pembahasan APBD 2027 belum dimulai.

“Kita belum membahas APBD 2027. Saat ini masih pra-RKPD, setelah itu baru masuk ke pembahasan APBD 2027,” jelasnya.

Lebih lanjut, Neneng menilai pergantian pimpinan yang terjadi merupakan konsekuensi dari kebijakan partai politik yang mengusung kadernya di DPRD.

“Semua kembali kepada kebijakan partainya masing-masing. Pergantian dalam politik adalah sesuatu yang wajar,” tegasnya.

Untuk diketahui, Suhud Alynudin resmi dilantik sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta pada Senin (7/6), menggantikan Khoirudin.

Pergantian ketua dewan di tengah masa jabatan ini menjadi perhatian publik karena tergolong jarang terjadi dalam sejarah DPRD DKI Jakarta. Selama ini, posisi Ketua DPRD umumnya dijabat hingga akhir periode.

Pergantian tersebut dilakukan berdasarkan instruksi dari DPP PKS. Suhud yang juga menjabat sebagai Ketua DPW PKS DKI Jakarta dikenal sebagai politisi yang aktif menyampaikan kritik terhadap berbagai persoalan publik di Jakarta.

Post Comment