Demi Pelayanan Air Minum, Prasetyo Tekankan Seluruh Insan PAM JAYA Harus Jadi ‘Risk Owner’

SATYABERITA – Komisaris Utama PAM JAYA, Prasetyo Edi Marsudi, menegaskan pentingnya membangun budaya manajemen risiko di seluruh lini perusahaan sebagai fondasi dalam menjaga kualitas pelayanan air minum bagi masyarakat Jakarta.
Hal tersebut disampaikan Prasetyo saat membuka kegiatan PAM JAYA Risk Forum 2026 yang digelar di Hotel Santika Premiere Slipi, Petamburan, Jakarta Pusat, Selasa (28/7/2026).
Forum yang mengusung tema “PAM JAYA Risk Forum 2026” ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat budaya manajemen risiko sekaligus penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).
Dalam arahannya, Prasetyo menekankan bahwa setiap insan PAM JAYA harus memiliki kesadaran sebagai risk owner atau pemilik risiko di unit kerja masing-masing.
Menurutnya, kemampuan mengenali dan mengelola potensi risiko sejak dini menjadi kunci untuk menghadirkan pelayanan air minum yang andal dan berkelanjutan.
“Setiap insan PAM JAYA harus menjadi risk owner. Bekerjalah sesuai SOP, disiplin menerapkan K3, dan miliki ‘mata elang’ untuk mengenali setiap potensi risiko sejak dini,” ujar Prasetyo.
Ia menjelaskan, pelayanan terbaik kepada masyarakat hanya dapat diwujudkan melalui budaya kerja yang mengedepankan kewaspadaan, integritas, serta langkah-langkah pencegahan yang dilakukan secara konsisten oleh seluruh pegawai.
“Risiko yang terdeteksi lebih awal adalah keberhasilan. Sebaliknya, risiko yang diabaikan bisa menjadi masalah. Karena itu, mari bangun budaya kerja yang waspada, disiplin, dan bertanggung jawab,” kata Prasetyo, yang juga mantan ketua DPRD DKI periode 2014-2019 dan 2019-2024.
Prasetyo berharap penyelenggaraan PAM JAYA Risk Forum 2026 mampu semakin menanamkan budaya manajemen risiko di seluruh organisasi.
“Perusahaan tidak hanya dapat memperkuat tata kelola yang baik, tetapi juga meningkatkan keandalan pelayanan air minum bagi seluruh warga Jakarta,” jelasnya.
Melalui forum ini, PAM JAYA menegaskan komitmennya untuk terus membangun organisasi yang adaptif, profesional, dan siap menghadapi berbagai tantangan, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan secara optimal.
Post Comment