Pemprov DKI Siapkan Penyesuaian Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek

Breaking

Pemprov DKI Siapkan Penyesuaian Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek

SATYABERITA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana melakukan penyesuaian tarif pada sejumlah rute Transjabodetabek dalam waktu dekat. Kebijakan tersebut diklaim tetap mengedepankan aspek keterjangkauan bagi masyarakat, mengingat layanan Transjakarta merupakan bagian dari pelayanan publik yang mendapat dukungan subsidi pemerintah.

Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, mengatakan bahwa hingga saat ini besaran tarif baru maupun rute yang akan mengalami penyesuaian masih dalam tahap pembahasan internal.

Menurut Chico, Pemprov DKI tetap berpegang pada prinsip bahwa layanan Transjakarta, termasuk Transjabodetabek, memiliki unsur Public Service Obligation (PSO) sehingga pertimbangan kemampuan ekonomi masyarakat menjadi faktor utama dalam penetapan tarif.

“Pemprov DKI Jakarta tetap berpegangan pada prinsip bahwa Transjakarta, termasuk Transjabodetabek, memiliki unsur Public Service Obligation (PSO) yang salah satunya mengedepankan pertimbangan kemampuan ekonomi masyarakat,” ujar Chico.

Meski demikian, ia belum dapat memastikan besaran tarif yang akan diberlakukan maupun koridor yang terdampak kebijakan tersebut.
“Masih dalam proses pembahasan di internal,” katanya.

Blok M–Bandara Soekarno-Hatta Masuk Daftar Penyesuaian

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengungkapkan bahwa salah satu rute yang akan mengalami penyesuaian tarif adalah layanan Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta.

Pramono menyebut keputusan mengenai tarif baru untuk rute tersebut akan segera ditetapkan dalam waktu dekat. Selain itu, beberapa rute Transjabodetabek lainnya juga tengah dievaluasi untuk dilakukan penyesuaian.

“Untuk tarif Transjabodetabek Blok M–Soekarno Hatta, segera akan kami putuskan. Pada bulan-bulan ini kita akan memutuskan beberapa rute, bukan hanya Blok M ke Soekarno-Hatta, tetapi juga Transjabodetabek lainnya yang perlu penyesuaian,” ujar Pramono.

Menurut Pramono, langkah penyesuaian tarif diperlukan karena besarnya subsidi yang selama ini harus ditanggung pemerintah untuk mengoperasikan layanan Transjabodetabek.

Oleh sebab itu, Pemprov DKI menilai perlu adanya penyesuaian tarif pada sejumlah rute guna menjaga keberlanjutan layanan transportasi publik tersebut.

Kendati demikian, pemerintah memastikan kebijakan yang diambil tetap mempertimbangkan daya beli masyarakat agar layanan transportasi massal tetap dapat diakses secara luas.

Post Comment