Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Sumatra Dikebut, Presiden Minta Jamin Kebutuhan Ramadan Warga

Breaking

Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Sumatra Dikebut, Presiden Minta Jamin Kebutuhan Ramadan Warga

SATYABERITA – Pemerintah terus mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana yang melanda wilayah Sumatra pada akhir 2025. Upaya ini dikebut menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2026, guna memastikan masyarakat terdampak dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyampaikan bahwa Prabowo Subianto secara langsung memantau perkembangan pemulihan di daerah terdampak.

Presiden, kata Teddy, meminta seluruh satuan tugas, kementerian, dan pejabat terkait untuk rutin menyampaikan informasi terkini kepada publik.

“Bapak Presiden terus memantau perkembangan pemulihan daerah bencana dan ingin seluruh satgas dan setiap menteri ataupun pejabat yang terkait, itu terus menerus menyampaikan informasi, update secara berkala kepada publik,” ujar Teddy kepada wartawan, Jumat (13/2/2026).

Memasuki dua bulan pascabencana, pemerintah mencatat berbagai capaian signifikan. Teddy menegaskan, percepatan pemulihan ini tidak lepas dari kerja sama lintas sektor, mulai dari TNI, Polri, relawan, hingga masyarakat setempat.

Dalam kurun waktu tersebut, sebanyak 5.500 unit rumah hunian telah selesai dibangun. Dari jumlah itu, 1.500 unit berhasil dirampungkan hanya dalam satu bulan pertama.

Tak hanya hunian, sebanyak 98 jembatan yang sebelumnya rusak kini telah dibangun kembali di berbagai provinsi terdampak. Selain itu, 99 ruas jalan nasional yang sempat terputus kini sudah kembali dapat dilalui, sehingga memperlancar distribusi logistik dan mobilitas warga.

Di sektor kesehatan, 87 rumah sakit dan 867 puskesmas yang terdampak bencana kini telah kembali beroperasi dan melayani masyarakat. Sementara itu, hampir 100 persen sekolah sudah kembali aktif, pasar tradisional beroperasi normal, dan aktivitas ekonomi masyarakat mulai menggeliat.

Pemerintah menegaskan bahwa fokus pemulihan tidak hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penyaluran bantuan dana kepada pemerintah daerah dan bantuan langsung kepada warga terdampak. Seluruh bantuan tersebut disalurkan berdasarkan data yang telah diverifikasi oleh kepala daerah masing-masing.

“Peran cepat kepala daerah di sini juga sangat dibutuhkan. Dan Bapak Presiden tidak ragu-ragu untuk memberikan semua yang diperlukan ke warga sesegera mungkin,” tegas Teddy.
Jamin Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Ramadan

Dengan Ramadan yang tinggal sepekan lagi, Presiden juga memberikan perhatian khusus pada stabilitas pasokan dan harga bahan pokok, terutama di wilayah terdampak bencana.

Pemerintah diminta memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan, agar masyarakat yang tengah dalam masa pemulihan tetap dapat menjalani ibadah Ramadan dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap kebutuhan dasar.

Percepatan pemulihan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan proses rehabilitasi berjalan cepat, transparan, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di lapangan.

Post Comment