Liga Pelajar Karate DKI Jakarta Series II Dibuka, Ketua DPRD Dorong Beasiswa Atlet Berprestasi

Breaking

Liga Pelajar Karate DKI Jakarta Series II Dibuka, Ketua DPRD Dorong Beasiswa Atlet Berprestasi

SATYABERITA – Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin resmi membuka Liga Pelajar Karate DKI Jakarta Series II memperebutkan Piala Ketua DPRD DKI Jakarta di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (24/10). Ajang ini diharapkan menjadi wadah pembinaan sekaligus menjaring bibit atlet karate potensial untuk memperkuat prestasi olahraga Ibu Kota.

Suhud mengatakan, kejuaraan tersebut memiliki peran strategis dalam menjaring atlet-atlet muda berbakat dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Menurutnya, pembinaan yang berkesinambungan menjadi kunci untuk menjaga prestasi karate DKI Jakarta di berbagai kompetisi, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON).

Ia berharap Liga Pelajar Karate DKI Jakarta dapat diselenggarakan secara rutin agar proses pencarian dan pembinaan atlet potensial berjalan berkelanjutan.

“Harus menjadi kegiatan rutin agar kesinambungan,” ujar Suhud.

Selain mendorong keberlanjutan kejuaraan, Suhud juga meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan perhatian lebih terhadap masa depan atlet muda berprestasi. Salah satunya melalui penyediaan beasiswa bagi atlet yang memiliki potensi dan capaian di bidang olahraga, termasuk karate.

Menurut dia, dukungan pendidikan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk menekuni olahraga secara serius tanpa mengabaikan masa depan akademik mereka.

“Agar anak-anak mau menekuni bidang ini secara serius,” kata Suhud.

Sementara itu, Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) DKI Jakarta Mayjen TNI (Purn) Herianto Syahputra mengapresiasi dukungan DPRD DKI Jakarta terhadap perkembangan olahraga karate di Ibu Kota.

Ia menjelaskan, para juara dalam kejuaraan tersebut akan masuk dalam proyeksi atlet untuk mengikuti pemusatan latihan daerah (pelatda) sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pra-PON dan PON 2028.

Herianto menegaskan, pembinaan atlet tidak boleh berhenti pada satu kelompok atau generasi. Karena itu, FORKI DKI Jakarta berupaya menyiapkan atlet lapis pertama dan lapis kedua agar regenerasi atlet berjalan secara konsisten.

“Kita berharap ada lapis pertama dan lapis kedua yang akan kita siapkan, sehingga pembinaan atlet itu berkelanjutan,” jelas Herianto.

Ia menambahkan, FORKI DKI Jakarta berkomitmen memperkuat sinergi dengan Pemprov DKI Jakarta, khususnya Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), dalam mendukung program pembinaan atlet pelajar dan mahasiswa.

Sinergi tersebut mencakup dukungan terhadap program Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP) dan Pusat Pelatihan Lanjutan Mahasiswa (PPLM), yang menjadi bagian penting dalam pengembangan atlet muda di Jakarta.

“FORKI siap men-support, terutama untuk atlet-atlet kita. Karena atlet kita adalah aset DKI Jakarta untuk masa depan bangsa dan negara,” pungkas Herianto.

Post Comment