Anies Baswedan Kenang Atika Nur Rahmania: Sosok di Balik Lahirnya JAKI dan Layanan Digital Jakarta

Breaking

Anies Baswedan Kenang Atika Nur Rahmania: Sosok di Balik Lahirnya JAKI dan Layanan Digital Jakarta

SATYABERITA – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, pada Rabu (4/11/2026).

Kabar duka tersebut diterima Anies saat berada di Beijing, China. Melalui ungkapan belasungkawa yang disampaikan pada Kamis (5/11/2026), Anies mengenang Atika sebagai sosok perempuan hebat yang memiliki kreativitas, kapasitas, dan dedikasi besar dalam membangun Jakarta.

Anies mengungkapkan, perkenalannya dengan Atika bermula ketika dirinya menghadiri sebuah pameran di Universitas Indonesia (UI). Saat itu, ia terkesan dengan gerai Pemprov DKI Jakarta yang tampil kreatif dan modern, jauh dari kesan birokrasi yang kaku.

Dari rasa penasarannya terhadap konsep tersebut, Anies kemudian mengenal Atika, yang akrab disapa Bu Tika.

Anies mengenang, Atika kemudian dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta serta berperan dalam pengembangan Jakarta Smart City.

Salah satu kontribusi penting Atika adalah lahirnya JAKI (Jakarta Kini), aplikasi layanan publik terpadu yang memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan dan menyampaikan pengaduan kepada pemerintah.

Dedikasinya juga terlihat saat pandemi Covid-19. Atika berperan dalam pengembangan portal informasi pandemi yang menjadi rujukan masyarakat, sekaligus memudahkan warga Jabodetabek mendaftar vaksinasi Covid-19.

“Ia ikut berjasa menyelamatkan banyak warga Jakarta,” tulis Anies dalam ungkapan kenangannya.

Bagi Anies, Atika bukan sekadar birokrat yang pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, melainkan sosok yang mampu menerjemahkan kreativitas dan teknologi menjadi pelayanan publik yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kepergian Atika menjadi kehilangan bagi Pemprov DKI Jakarta dan seluruh pihak yang pernah bekerja bersamanya. Jejak pengabdian serta berbagai inovasi yang ditinggalkannya akan menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan Jakarta.

Post Comment