Untuk Pertama Kalinya, Rakyat Ikut Tentukan Logo HUT Ke-81 RI Lewat Polling Nasional

Breaking

Untuk Pertama Kalinya, Rakyat Ikut Tentukan Logo HUT Ke-81 RI Lewat Polling Nasional

SATYABERITA – Pemerintah membuka kesempatan bagi masyarakat untuk ikut menentukan logo resmi Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui mekanisme polling publik. Langkah ini menjadi yang pertama dalam sejarah penyusunan identitas visual peringatan kemerdekaan Indonesia.

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengatakan pelibatan masyarakat dalam pemilihan logo merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto agar peringatan kemerdekaan semakin dekat dengan rakyat.

“Tahun ini menjadi tonggak baru dalam penentuan logo HUT RI. Untuk pertama kalinya masyarakat dilibatkan secara aktif dalam menentukan logo melalui mekanisme polling publik,” ujar Teuku Riefky, Kamis (25/6).

Ia menjelaskan, sayembara logo HUT Ke-81 RI diikuti 124 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Setelah melalui proses seleksi dan kurasi, terpilih lima desainer terbaik yang karyanya kini dapat dipilih langsung oleh masyarakat.

Polling pemilihan logo berlangsung pada 24–28 Juni 2026 melalui kanal resmi yang disediakan pemerintah.

Sementara itu, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengungkapkan pemerintah juga telah menetapkan tema resmi HUT Ke-81 RI, yakni “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”

Menurut Juri, pelibatan publik dalam pemilihan logo bertujuan memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap simbol peringatan kemerdekaan.

“Arahan Bapak Presiden agar kemeriahan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI ini menjadi milik seluruh rakyat Indonesia,” katanya.

Lima finalis logo berasal dari berbagai daerah, yakni David Wirawan (Surakarta), Fajar Novario (Padang), Kanda Putra (Denpasar), Riskiawan (Malang), dan Tiffany Djohan (Batam).

Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan hadiah bagi 300 peserta polling terpilih, terdiri atas 100 undangan Upacara Detik-Detik Proklamasi, 100 paket suvenir resmi kemerdekaan, dan 100 bantuan pendidikan.

Pemerintah mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi dalam pemilihan logo tersebut. Selain menjadi bagian dari proses kreatif nasional, keterlibatan publik diharapkan memperkuat kebanggaan dan rasa memiliki terhadap identitas visual peringatan Kemerdekaan RI tahun 2026.

SATYABERITA – Pemerintah membuka kesempatan bagi masyarakat untuk ikut menentukan logo resmi Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui mekanisme polling publik. Langkah ini menjadi yang pertama dalam sejarah penyusunan identitas visual peringatan kemerdekaan Indonesia.

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengatakan pelibatan masyarakat dalam pemilihan logo merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto agar peringatan kemerdekaan semakin dekat dengan rakyat.

“Tahun ini menjadi tonggak baru dalam penentuan logo HUT RI. Untuk pertama kalinya masyarakat dilibatkan secara aktif dalam menentukan logo melalui mekanisme polling publik,” ujar Teuku Riefky, Kamis (25/6).

Ia menjelaskan, sayembara logo HUT Ke-81 RI diikuti 124 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Setelah melalui proses seleksi dan kurasi, terpilih lima desainer terbaik yang karyanya kini dapat dipilih langsung oleh masyarakat.

Polling pemilihan logo berlangsung pada 24–28 Juni 2026 melalui kanal resmi yang disediakan pemerintah.

Sementara itu, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengungkapkan pemerintah juga telah menetapkan tema resmi HUT Ke-81 RI, yakni “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”

Menurut Juri, pelibatan publik dalam pemilihan logo bertujuan memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap simbol peringatan kemerdekaan.

“Arahan Bapak Presiden agar kemeriahan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI ini menjadi milik seluruh rakyat Indonesia,” katanya.

Lima finalis logo berasal dari berbagai daerah, yakni David Wirawan (Surakarta), Fajar Novario (Padang), Kanda Putra (Denpasar), Riskiawan (Malang), dan Tiffany Djohan (Batam).

Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan hadiah bagi 300 peserta polling terpilih, terdiri atas 100 undangan Upacara Detik-Detik Proklamasi, 100 paket suvenir resmi kemerdekaan, dan 100 bantuan pendidikan.

Pemerintah mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi dalam pemilihan logo tersebut. Selain menjadi bagian dari proses kreatif nasional, keterlibatan publik diharapkan memperkuat kebanggaan dan rasa memiliki terhadap identitas visual peringatan Kemerdekaan RI tahun 2026.

Post Comment