Dua Prodi ITPLN Raih Akreditasi Unggul, Perkuat Posisi Kampus Transisi Energi

SATYABERITA – Prestasi akademik kembali ditorehkan Institut Teknologi PLN (ITPLN). Program Studi S1 Teknik Sipil dan S1 Teknik Elektro berhasil meraih Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) Teknik Persatuan Insinyur Indonesia (PII).
Predikat tersebut menjadi bukti penguatan mutu akademik ITPLN sekaligus menegaskan komitmen kampus dalam menyiapkan lulusan teknik yang mampu menjawab kebutuhan industri dan perkembangan teknologi.
Untuk S1 Teknik Sipil, Akreditasi Unggul ditetapkan melalui Keputusan LAM Teknik Nomor 0265/SK/LAM Teknik/AS/VIII/2026 dan berlaku 21 Agustus 2026 hingga 20 Agustus 2029.
Sementara itu, S1 Teknik Elektro memperoleh predikat yang sama berdasarkan Keputusan LAM Teknik Nomor 0287/SK/LAM Teknik/AS/VIII/2026, dengan masa berlaku pada periode yang sama.
Rektor ITPLN, Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa, M.K., M.T., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta pengelola program studi.

Menurutnya, akreditasi tidak boleh berhenti sebagai predikat administratif, tetapi harus menjadi cermin konsistensi perguruan tinggi dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan.
“Akreditasi unggul ini merupakan bentuk pengakuan terhadap proses peningkatan mutu yang dilakukan secara berkelanjutan. Namun, bagi kami, yang lebih penting adalah bagaimana kualitas tersebut benar-benar dirasakan mahasiswa dan menghasilkan lulusan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta industri,” ujar Prof. Iwa dalam keterangannya, Jumat (21/8/2026).
Ia menegaskan ITPLN akan terus mendorong peningkatan kualitas melalui pembaruan kurikulum, penguatan kompetensi dosen, peningkatan mutu pembelajaran, riset, serta perluasan kerja sama dengan dunia industri.
Keberadaan Teknik Sipil dan Teknik Elektro dinilai semakin strategis di tengah perubahan kebutuhan pembangunan dan transformasi sektor energi nasional.

Teknik Sipil ITPLN diarahkan untuk menjawab kebutuhan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Sementara Teknik Elektro memiliki keterkaitan erat dengan perkembangan ketenagalistrikan, otomasi, digitalisasi, dan energi terbarukan.
Penguatan kedua program studi tersebut juga sejalan dengan posisi ITPLN sebagai perguruan tinggi yang fokus pada energi dan teknologi. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki pengalaman praktis dan kemampuan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di lapangan.
“Status unggul harus diterjemahkan menjadi peningkatan kualitas layanan akademik, fasilitas pembelajaran, kesempatan riset, pengembangan kompetensi mahasiswa, hingga jejaring kerja sama dengan industri,” tegas Prof. Iwa.
Ke depan, ITPLN menargetkan budaya mutu terus berkembang dan tidak berhenti pada pencapaian akreditasi. Evaluasi dan pembenahan akan dilakukan secara berkelanjutan untuk memperkuat posisi kampus dalam menghasilkan sumber daya manusia teknik yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi perkembangan teknologi.
“Kami ingin setiap capaian menjadi pijakan untuk mencapai kualitas yang lebih tinggi lagi,” pungkasnya.
Post Comment