Jakpro Perkuat Transformasi Menuju City Master Developer, Dukung Jakarta Jadi Kota Global

SATYABERITA – Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PT JakartaPropertindo (Perseroda) atau Jakpro terus memperkuat perannya sebagai agen pembangunan sekaligus entitas bisnis yang dikelola secara profesional dan berkelanjutan. Seluruh portofolio dan arah strategis perusahaan diselaraskan dengan visi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang maju, berdaya saing, dan inklusif.
Sebagai pengelola berbagai aset penugasan serta infrastruktur strategis kota, Jakpro berada pada posisi yang unik sekaligus menantang. Di satu sisi, perusahaan memegang tanggung jawab pembangunan publik berskala besar dengan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang luas. Di sisi lain, sebagai perseroan daerah, Jakpro juga dituntut menjaga kinerja keuangan yang sehat melalui penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin, menegaskan bahwa prinsip keberlanjutan menjadi bagian penting dalam strategi perusahaan menjalankan setiap penugasan dan proyek strategis.
“Jakpro tidak hanya memastikan proyek dapat diselesaikan dengan baik, tetapi juga memastikan setiap proses pembangunan memperhatikan dampak sosial dan lingkungan secara terukur. Karena itu, laporan keberlanjutan menjadi instrumen penting untuk memastikan akuntabilitas dan konsistensi penerapan prinsip keberlanjutan di seluruh lini bisnis,” ujar Iwan, di Jakarta pada acara “Media Day Jakpro: Kinerja Strategis PT Jakpro sebagai City Master Developer dalam Membangun Nilai Jangka Panjang Jakarta”, Jumat (6/3/2026)
Menuju City Master Developer
Seiring dengan transformasi Jakarta menuju kota global yang berdaya saing dan berkelanjutan, Jakpro melihat peluang besar untuk bertransformasi menjadi City Master Developer. Peran ini memungkinkan perusahaan mengorkestrasi pembangunan kota secara terpadu dengan menghubungkan perencanaan tata ruang, mobilitas perkotaan, serta aktivitas ekonomi dalam satu ekosistem yang terintegrasi.
Arah transformasi tersebut dituangkan dalam peta jalan jangka panjang perusahaan. Tahap awal dimulai dari penguatan fondasi organisasi dan tata kelola, kemudian dilanjutkan dengan aktivasi serta pengembangan kawasan terintegrasi, hingga integrasi dan konsolidasi portofolio kawasan secara profesional dan berkelanjutan.
Roadmap tersebut menjadi kerangka strategis Jakpro dalam menyeimbangkan mandat pembangunan publik dengan penguatan struktur bisnis perusahaan.
Dukungan Pemprov DKI
Kepala Badan Pembinaan BUMD Provinsi DKI Jakarta, Syaefullah Hidayat, menegaskan bahwa transformasi Jakpro sejalan dengan arah kebijakan pembinaan BUMD yang berorientasi jangka panjang.
“Dalam kerangka pembinaan BUMD, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak menilai kinerja BUMD semata dari capaian laba tahunan. BUMD seperti Jakpro menjalankan penugasan strategis dengan karakter investasi jangka panjang. Karena itu, kinerjanya perlu dibaca secara utuh—meliputi tata kelola, keberlanjutan usaha, pengelolaan risiko, serta kontribusinya terhadap pembangunan kota,” jelas Syaefullah.
Menurutnya, transformasi Jakpro menjadi City Master Developer merupakan bagian dari upaya memperkuat pengelolaan aset dan investasi daerah.
“Transformasi ini bukan sekadar perubahan model bisnis, melainkan langkah memastikan aset publik dan investasi daerah dikelola secara profesional, akuntabel, serta memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang berkelanjutan bagi Jakarta,” tambahnya.
Dorong Konektivitas dan Ekonomi Inklusif
Transformasi Jakpro juga merupakan respons terhadap perubahan peran dan status Jakarta ke depan. Dalam kerangka tersebut, Jakpro berkomitmen mengembangkan kawasan berorientasi transit atau Transit Oriented Development (TOD) guna memastikan konektivitas yang efisien bagi warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.
Melalui pengelolaan aset-aset strategis daerah, Jakpro berupaya membangun ekosistem bisnis yang memungkinkan manfaat pembangunan dirasakan secara lebih merata.
Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Prastowo Yustinus, menilai peran Jakpro perlu dipahami dalam konteks visi pembangunan Jakarta secara menyeluruh.
“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memandang Jakpro sebagai instrumen strategis kebijakan pembangunan kota. Kontribusinya tidak hanya diukur dari satu proyek atau satu angka keuangan, tetapi dari bagaimana pembangunan tersebut memperkuat mobilitas, kualitas ruang kota, daya saing ekonomi, serta positioning Jakarta di tingkat global,” kata Prastowo.
Ia menambahkan bahwa dampak pembangunan kota sering kali bersifat lintas sektor dan jangka panjang.
“Keberhasilan pembangunan kota harus dibaca secara holistik—melihat dampak ekonomi makro, sosial, lingkungan, serta manfaat jangka panjang bagi warga. Dalam kerangka itulah transformasi Jakpro sebagai City Master Developer menjadi relevan bagi masa depan Jakarta,” ujarnya.
Dukung Target Net Zero Emission
Dalam setiap proyek penugasan, Jakpro juga berkomitmen mengedepankan standar lingkungan hidup dan keberlanjutan internasional sebagai bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung target net zero emission Jakarta pada 2050.
“Peluang Jakarta untuk menjadi pusat ekonomi global sangat besar. Jakpro hadir untuk memastikan pembangunan fisik tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi terorkestrasi dalam satu ekosistem kota yang kohesif dan memberikan dampak nyata terhadap kualitas hidup warga,” tutup Iwan.
Strategi 2026: Foundation First & Grow Together
Memasuki tahun 2026, Jakpro mengusung tema “Foundation First & Grow Together” sebagai landasan strategi perusahaan. Pendekatan ini menegaskan posisi Jakpro sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sekaligus City Master Developer, dengan Pemprov DKI sebagai pelanggan prioritas dalam mendukung penataan dan pengembangan kota melalui skema kerja sama bisnis yang sehat dan berkelanjutan.
Strategi tersebut dijalankan melalui optimalisasi aset eksisting serta peningkatan kualitas aset, baik dari sisi legalitas, penyempurnaan model bisnis, maupun penguatan kolaborasi dengan mitra eksternal.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan nilai ekonomi jangka panjang sekaligus memastikan aset publik dikelola secara profesional, transparan, dan berkelanjutan demi masa depan Jakarta.
Post Comment