Gempa Pacitan Tidak Ganggu Lintas Kereta di Wilayah Daop 8 Surabaya

SATYABERITA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan seluruh perjalanan kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya kembali berjalan normal. Berdasarkan pembaruan resmi, pada pukul 09.01 WIB seluruh lintas yang sebelumnya dilakukan pengamanan telah dinyatakan aman untuk dilalui.
Executive Vice President KAI Anne Purba menyampaikan bahwa proses pengamanan dan pemeriksaan keselamatan telah selesai dilakukan sesuai prosedur. Operasional perjalanan kereta api dapat kembali dilaksanakan seperti biasa.
“Tidak terdapat pembatalan perjalanan kereta api akibat kejadian tersebut. Adapun keterlambatan yang sempat terjadi bersifat sementara dan disesuaikan dengan kebutuhan pemeriksaan keselamatan,” ujar Anne, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (27/1/2026).
Ia menegaskan, keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama KAI dalam setiap kondisi. Seluruh pelanggan dipastikan berada dalam keadaan aman dan selamat selama proses pengamanan berlangsung.
“Kami memastikan seluruh pelanggan berada dalam kondisi aman dan selamat. KAI akan terus mengedepankan prinsip keselamatan sebagai prioritas utama, sekaligus menjaga kelancaran mobilitas masyarakat,” tutup Anne.
Sementara itu, berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 08.20 WIB dengan magnitudo 5,5 di Pacitan, Selasa (27/1).
Gempa berpusat di darat pada kedalaman 105 kilometer, di koordinat 8,14 Lintang Selatan dan 111,33 Bujur Timur, atau sekitar 23–25 kilometer timur laut Pacitan, Jawa Timur.
Gempa dirasakan di wilayah Daerah Operasi 6 Yogyakarta pada pukul 08.20 WIB. Sebagai langkah pengamanan, seluruh perjalanan kereta api di wilayah tersebut diberlakukan BLB sambil menunggu hasil pemeriksaan jalur dan jembatan oleh petugas prasarana.
Berdasarkan laporan Daop 6 Yogyakarta, pada pukul 08.21 WIB dilakukan koordinasi Unit Jalan dan Jembatan (JJ) serta pemeriksaan menyeluruh pada lintas yang terdampak.
Setelah dipastikan tidak terdapat deviasi maupun kerusakan akibat gempa, pada pukul 08.48 WIB seluruh perjalanan di wilayah Daop 6 kembali diizinkan beroperasi normal.
Getaran gempa juga dirasakan di lintas Daop 7 Madiun dan wilayah Daop 8 Surabaya, termasuk lintas Malang. (pot)
Post Comment