Jumat Berkah: Menjemput Lailatul Qadar Strategi Ibadah di 10 Malam Terakhir Ramadhan

SATYABERITA – Waktu Ramadhan berjalan begitu cepat, rasanya baru kemarin umat Islam menyambut datangnya bulan suci dengan penuh suka cita, namun kini telah memasuki fase paling menentukan, sepuluh malam terakhir Ramadhan.
Menurut Kepala Divisi Pengkajian dan Pendidikan PPIJ, H. Rasyidi H.Y, fase ini merupakan momen paling istimewa dalam seluruh rangkaian ibadah Ramadhan. Di dalamnya terdapat Lailatul Qadar, malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan atau setara dengan lebih dari 83 tahun ibadah.
Namun ironisnya, di tengah masyarakat justru sering terjadi penurunan semangat ibadah ketika Ramadhan memasuki masa krusial tersebut. Masjid yang sebelumnya penuh mulai berkurang jamaahnya, sementara pusat perbelanjaan dan aktivitas persiapan lebaran justru semakin ramai.
“Padahal bagi orang yang menyadari singkatnya umur manusia, sepuluh malam terakhir Ramadhan adalah momentum penting untuk memperbanyak ibadah dan memohon ampunan Allah,” ujar Rasyidi, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (13/3/2026).
Meneladani Rasulullah di 10 Malam Terakhir
Pria yang akrab disapa pak Haji ini menuturkan, dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, disebutkan bahwa ketika memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan, Nabi Muhammad SAW melakukan tiga hal penting:
* Mengencangkan ikat pinggang, sebagai simbol kesungguhan meningkatkan ibadah.
* Menghidupkan malam-malamnya, dengan shalat, zikir, dan tilawah Al-Qur’an.
* Membangunkan keluarganya, agar seluruh anggota keluarga tidak kehilangan keutamaan Lailatul Qadar.
Hal ini menunjukkan bahwa fase akhir Ramadhan adalah masa peningkatan ibadah secara maksimal.
Lebih lanjut mantan anggota DPRD DKI periode 2019-2024 mengatakan, tiga amalan utama penjemput Lailatul Qadar yang dianjurkan pada sepuluh malam terakhir Ramadhan:
- I’tikaf di Masjid
I’tikaf merupakan ibadah berdiam diri di masjid untuk fokus beribadah kepada Allah. Tujuannya adalah menjauhkan diri sementara dari kesibukan dunia dan memusatkan hati kepada Allah SWT.
Bagi yang tidak mampu melakukannya secara penuh, para ulama memberikan keringanan untuk melakukan i’tikaf pada malam hari atau setiap kali datang ke masjid untuk shalat.
- Qiyamul Lail (Shalat Malam)
Memperbanyak shalat malam menjadi salah satu kunci meraih Lailatul Qadar. Rasulullah bersabda bahwa siapa yang melaksanakan shalat malam pada malam tersebut dengan iman dan mengharap pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.
Selain shalat tarawih berjamaah, umat Islam dianjurkan menambah dengan shalat tahajud di sepertiga malam.
- Sedekah Setiap Malam
Sedekah rutin di sepuluh malam terakhir menjadi strategi yang sangat dianjurkan.
Logikanya sederhana: karena waktu pasti Lailatul Qadar dirahasiakan, maka dengan bersedekah setiap malam, ada kemungkinan salah satu sedekah tersebut bertepatan dengan malam Lailatul Qadar. Jika itu terjadi, maka pahala sedekah tersebut akan dilipatgandakan seperti bersedekah selama lebih dari 83 tahun.
Doa Paling Dianjurkan di Malam Lailatul Qadar
Rasulullah SAW juga mengajarkan doa khusus yang dianjurkan dibaca ketika mencari Lailatul Qadar:
“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.”
Para ulama menjelaskan bahwa kata ‘afwu memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar ampunan. Jika ampunan berarti dosa ditutupi, maka ‘afwu berarti dosa dihapus sepenuhnya dari catatan amal.
Jangan Hanya Mencari Malam Ganjil
Banyak umat Islam hanya fokus beribadah di malam ganjil seperti malam 21, 23, 25, 27, dan 29. Padahal para ulama mengingatkan bahwa penentuan ganjil atau genap bergantung pada awal penetapan Ramadhan.
Karena itu, strategi terbaik adalah memaksimalkan seluruh sepuluh malam terakhir, tanpa membedakan ganjil atau genap.
“Ini adalah kesempatan besar yang belum tentu datang lagi tahun depan. Karena itu manfaatkan sepuluh malam terakhir Ramadhan dengan memperbanyak ibadah, doa, dan sedekah,” pungkas Rasyidi.
Jadi dengan meningkatkan kualitas ibadah di penghujung Ramadhan, umat Islam diharapkan dapat meraih keberkahan Lailatul Qadar sekaligus memperkuat spiritualitas menjelang Hari Raya Idul Fitri. (pot)
Post Comment