Try Out Gratis untuk 1.000 Penerima KJP Yatim Piatu Di Buka Oleh Walikota Jakarta Barat

SATYABERITA– Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah resmi membuka pelaksanaan try out gratis bagi 1.000 siswa kelas 12 penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) berstatus yatim piatu.
Program ini ditujukan untuk membantu para siswa mempersiapkan diri menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebagai pintu masuk perguruan tinggi negeri.
Kegiatan tersebut menjadi tindak lanjut atas harapan Gubernur DKI Jakarta yang sebelumnya dilontarkan saat peluncuran program serupa di Jakarta Timur pada 21 Oktober 2025. Saat itu, Gubernur mendorong agar try out gratis bagi siswa kurang mampu dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan merata di seluruh wilayah Jakarta.
Iin menegaskan, program ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap siswa dari keluarga prasejahtera, khususnya yatim piatu penerima KJP. Ia menyebut, kesempatan untuk mengakses pendidikan tinggi tidak boleh terhambat faktor ekonomi.
Salah seorang peserta try out mengaku program ini sangat membantunya dalam mempersiapkan UTBK.
”Soal-soalnya sudah sesuai standar UTBK, jadi saya lebih percaya diri. Kalau ikut bimbingan belajar berbayar, saya tidak mampu,” katanya.
Ia berharap, kegiatan serupa terus dilaksanakan agar lebih banyak siswa merasakan manfaatnya. Menurutnya, try out gratis ini membuka peluang yang sama bagi siswa kurang mampu untuk bersaing masuk perguruan tinggi negeri.
Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi E, Dessy C. Sari mengapresiasi, pelaksanaan program try out gratis itu.
”Kami mengapresiasi wali kota Jakarta Timur dan Jakarta Barat yang melaksanakan try out gratis bagi penerima KJP. Pemerintah menghadirkan keadilan dan kesetaraan di bidang pendidikan,” katanya.
Dessy menilai, program ini menjadi simbol komitmen Pemprov DKI dalam mewujudkan pendidikan inklusif dan berkeadilan.
”Program ini menjadi simbol bahwa Jakarta terus bergerak menghadirkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan. Harapannya, langkah ini semakin diperluas sehingga tidak ada lagi anak Jakarta yang kehilangan kesempatan meraih cita-cita hanya karena keterbatasan biaya,” ucapnya.
Ia menambahkan, kolaborasi seluruh pihak, termasuk pelaksana kegiatan, memastikan try out berjalan profesional dan memberi manfaat nyata bagi peserta.
”Hari ini, Jakarta Barat menunjukkan bahwa harapan itu nyata dan masa depan generasi muda sedang diperjuangkan bersama,” pungkasnya.(AR)
Post Comment