FPPJ Perkuat Kolaborasi dengan Insan Media dalam Suasana Ramadan

SATYABERITA – Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) menggelar pertemuan bersama insan media dalam suasana Ramadan sebagai upaya mempererat komunikasi dan memperkuat kolaborasi antara organisasi kepemudaan dan para jurnalis di Jakarta.
Ketua FPPJ, Endriansyah yang akrab disapa Rian, mengatakan bahwa hubungan baik yang selama ini terjalin dengan insan media, baik dari media cetak maupun elektronik, menjadi kehormatan sekaligus energi positif bagi FPPJ untuk terus berkarya bagi masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya kepada rekan-rekan insan media yang telah hadir. Bagi kami, kehadiran teman-teman bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi juga menjadi semangat bagi FPPJ untuk terus berkontribusi bagi Jakarta,” ujar Rian saat ditemui di lokasi acara di kawasan Jalan Raden Saleh, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (16/3).
Menurutnya, media memiliki peran strategis sebagai salah satu pilar demokrasi yang turut membentuk cara pandang masyarakat terhadap berbagai isu, termasuk perkembangan gerakan sosial dan kepemudaan di Jakarta.
Rian menegaskan bahwa hubungan baik dengan media tidak hanya sebatas pada penyampaian informasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi yang lebih luas dengan masyarakat.
“Kami menyadari media bukan hanya penyampai berita, tetapi juga pilar penting demokrasi. Untuk itu, membangun hubungan baik dengan media sejatinya adalah membangun komunikasi dengan masyarakat luas,” tegasnya.
Ia menjelaskan, pertemuan ini sengaja dikemas dalam suasana santai dan penuh kebersamaan agar tercipta ruang dialog yang lebih terbuka antara FPPJ dan para jurnalis.
“Kami ingin suasananya cair tanpa forum yang kaku. Justru kami ingin lebih banyak mendengar pandangan dari rekan-rekan media mengenai kiprah FPPJ selama ini dari perspektif jurnalistik serta berbagai masukan yang bisa diberikan,” ungkapnya.
Rian juga berharap para jurnalis dapat memberikan pandangan terkait kondisi kepemudaan di Jakarta saat ini, termasuk berbagai isu yang dinilai perlu mendapat perhatian lebih ke depan.
Menurutnya, narasi tentang pemuda tidak dapat dibangun hanya oleh organisasi kepemudaan semata. Peran media sangat dibutuhkan untuk mengangkat gagasan, cerita, serta harapan para pemuda agar dapat diketahui oleh masyarakat luas.
“Kami percaya narasi tentang pemuda tidak bisa dibangun oleh organisasi kepemudaan saja. Perlu peran media untuk mengangkat cerita, gagasan, dan harapan agar sampai kepada publik,” jelasnya.
Ia berharap pertemuan tersebut dapat menjadi langkah awal dalam membangun kemitraan yang lebih kuat antara FPPJ dan insan media, terutama dalam mendorong lahirnya generasi muda Jakarta yang progresif, partisipatif, dan siap menyongsong Jakarta sebagai kota global.
“Melalui pertemuan ini kami berharap hubungan yang terjalin tidak berhenti hari ini saja, tetapi berkembang menjadi kemitraan yang saling menguatkan ke depan. FPPJ terbuka untuk terus belajar, berdialog, dan berkolaborasi bersama insan media,” pungkas Rian. (pot)
Post Comment