FBJ Apresiasi Kinerja Pramono dan Forkopimda Jaga Jakarta Kondusif Selama Ramadan hingga Arus Balik Lebaran

Breaking

FBJ Apresiasi Kinerja Pramono dan Forkopimda Jaga Jakarta Kondusif Selama Ramadan hingga Arus Balik Lebaran

Budi Siswanto (tengah)

SATYABERITA – Ketua Umum Forum Bersama Jakarta (FBJ), Budi Siswanto, mengapresiasi kinerja Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dinilai berhasil menjaga suasana Ibu Kota tetap aman dan kondusif selama Ramadan hingga arus balik Lebaran 1447 Hijriah.

Menurut Budi, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Jakarta selama periode tersebut mencerminkan koordinasi yang solid antarinstansi serta kesiapan pemerintah daerah dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan.

“Situasi Jakarta selama Ramadan hingga arus balik Lebaran relatif aman dan terkendali. Ini tidak lepas dari kerja keras Pak Pram sebagai Gubernur DKI Jakarta bersama Forkopimda yang terus bersinergi dalam menjaga kenyamanan warga,” kata Budi, Rabu (1/4).

Ia menilai berbagai langkah antisipatif yang dilakukan pemerintah daerah bersama aparat terkait mampu meminimalisir potensi gangguan, baik dari sisi keamanan, lalu lintas, maupun pelayanan publik. Kesiapan aparat di lapangan serta koordinasi lintas sektor menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas tersebut.

Budi juga memberikan apresiasi kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) DKI Jakarta yang aktif menyosialisasikan kepada organisasi kemasyarakatan (ormas) agar turut menjaga suasana kondusif selama Ramadan hingga Lebaran.

“Semoga suasana kondusif ini bisa terus terjaga di Jakarta, meskipun ada dinamika di tingkat global dan nasional, terutama terkait isu kenaikan harga BBM,” ujarnya.

Selain itu, Budi menyoroti keberhasilan pengelolaan mobilitas masyarakat saat puncak arus mudik dan arus balik yang berlangsung tertib dan lancar. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan kesiapan pemerintah dan aparat dalam mengelola pergerakan masyarakat dalam skala besar.

Ia juga mengaku bangga dengan harmoni masyarakat Jakarta yang tetap terjaga, terutama karena perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah berdekatan dengan perayaan Nyepi. Kondisi tersebut dinilai sebagai cerminan tingginya toleransi antarumat beragama di Ibu Kota.

“Kondisi ini menjadi bukti bahwa masyarakat Jakarta semakin dewasa dalam menjaga toleransi dan kebersamaan. Pemerintah juga berhasil memastikan kedua momentum besar keagamaan ini berjalan dengan damai dan saling menghormati,” tegasnya.

Budi berharap sinergisitas antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dapat terus dipertahankan, tidak hanya pada momen hari besar keagamaan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari demi menciptakan Jakarta yang aman, nyaman, dan harmonis.

“Mari terus kita jaga suasana aman dan kondusif di Jakarta, jangan mudah terprovokasi. Kita harus bersatu jaga Jakarta,” pungkasnya.

Post Comment