Evakuasi Udara Dipercepat, Satu Jenazah Korban ATR 42-500 Tiba di RSAU dr. Dody Sardjoto

SATYABERITA – Tim SAR Gabungan mencatat kemajuan signifikan dalam operasi pencarian korban kecelakaan pesawat ATR 42-500. Pada Rabu (21/1), Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) dr. Dody Sardjoto resmi menerima satu jenazah korban yang berhasil dievakuasi dari medan ekstrem di kawasan Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan.
Evakuasi dilakukan melalui jalur udara menggunakan Helikopter Rescue Basarnas Dauphin AS-365 N3. Helikopter tersebut terbang langsung dari titik penjemputan di pegunungan menuju Pangkalan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin, sebagai langkah strategis untuk memangkas waktu evakuasi sekaligus menghindari risiko jalur darat yang curam dan berbahaya.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau), Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, menegaskan bahwa pemanfaatan jalur udara menjadi fase krusial dalam operasi kemanusiaan ini.
Menurutnya, Tim SAR Gabungan harus berjuang ekstra keras untuk mengevakuasi jenazah dari lokasi yang sulit dijangkau sebelum akhirnya berhasil dibawa ke titik aman dan dijemput helikopter.
“Setibanya di Lanud Sultan Hasanuddin, jenazah langsung dipindahkan ke ambulans RSAU dr. Dody Sardjoto untuk dilakukan proses identifikasi awal, sebelum selanjutnya dibawa ke posko Disaster Victim Identification (DVI) di RS Bhayangkara,” ujar I Nyoman dalam keterangan resminya.
Saat ini, tim medis masih melakukan tahapan identifikasi awal terhadap jenazah korban. TNI AU memastikan komitmennya untuk terus memberikan dukungan penuh, baik dari sisi personel, fasilitas medis, maupun alutsista, demi mempercepat proses penanganan seluruh korban kecelakaan pesawat tersebut.
I Nyoman menambahkan, seluruh fasilitas di Lanud Sultan Hasanuddin tetap berada dalam status siaga tinggi. Operasi pencarian dan evakuasi akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi secara layak.
“TNI AU bersama seluruh unsur SAR akan terus melanjutkan pencarian korban lainnya. Dukungan mobilitas udara, personel medis, dan logistik di Lanud Sultan Hasanuddin kami siagakan penuh agar setiap tahap evakuasi berjalan cepat, aman, dan humanis,” tegasnya.
Post Comment