Angin Kencang Rusak 51 Rumah dan Satu Sekolah di Cilincing

SATYABERITA – Angin kencang melanda wilayah Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, telah menyebabkan puluhan bangunan mengalami kerusakan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 51 rumah warga serta satu sekolah terdampak peristiwa tersebut.
Peristiwa angin kencang itu terjadi pada Senin, 26 Januari 2027, sekitar pukul 02.45 WIB. Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyebut angin kencang menjadi penyebab utama kerusakan.
“Dugaan disebabkan angin kencang. Terdampak 51 rumah tinggal, empat gedung kayu, satu sekolah, dan satu mushola,” kata Yohan, Selasa (27/1).
Yohan merinci, kerusakan paling banyak terjadi di Kelurahan Kali Baru. Sebanyak 34 rumah tinggal, satu sekolah, dan satu musala rusak di RW 07 yang tersebar di RT 03, 05, 08, 12, 13, dan 15. Selain itu, 12 rumah tinggal serta empat gudang kayu mengalami kerusakan di RW 06 RT 02, dan empat rumah lainnya berada di RW 12 RT 04.
Kerusakan juga dilaporkan di Kelurahan Semper Timur. Sebanyak 20 rumah warga rusak di RW 09 RT 03, 04, 05, 10, dan 11. Sementara itu, 15 rumah tinggal lainnya mengalami kerusakan di RW 09 RT 05 Kelurahan Cilincing.
Meski demikian, Yohan memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Saat ini, petugas masih melakukan pendataan untuk menghitung estimasi kerugian akibat angin kencang.
“Petugas langsung bergerak cepat menangani objek yang mengalami kerusakan,” ujarnya.
Saat ini, penanganan di lapangan melibatkan berbagai unsur, di antaranya P2B BPBD, Satpol PP, PPSU, Dinas Sosial, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, serta personel kelurahan, Polsek, dan Koramil setempat.
Post Comment