Pengukuhan DPP Perempuan LIRA: Perkuat Peran Perempuan dalam Pengawasan dan Pembangunan Bangsa

Breaking

Pengukuhan DPP Perempuan LIRA: Perkuat Peran Perempuan dalam Pengawasan dan Pembangunan Bangsa

Pengukuhan Bersama Lembaga Sayap Organisasi DPP Lumbung Informasi Rakyat

SATYABERITA — DPP Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) secara resmi mengukuhkan kepengurusan DPP Perempuan LIRA di Ballroom Hotel Tavia Riverside, Bogor, 17 Januari 2026.

Pengukuhan ini dilakukan bersamaan dengan pengukuhan Pemuda LIRA, Jaring Mahali, Lembaga Advokasi dan Hukum, Brigade LIRA serta Koperasi LIRA Sejahtera oleh Presiden LIRA, Andi Syafrani, serta Jajaran Wakil Presiden LIRA, Oheo Sinapoy, Frans Watu dan Hadi Purwanto.

Perempuan LIRA sebagai bagian dari penguatan peran strategis perempuan dalam pengawasan kebijakan publik, pemberdayaan masyarakat, serta pembangunan nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Pengukuhan Perempuan LIRA ini menjadi momentum penting dalam mendorong keterlibatan aktif perempuan sebagai agen perubahan sosial, politik, dan ekonomi. Melalui Perempuan LIRA, diharapkan lahir kepemimpinan perempuan yang berintegritas, kritis, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Dalam sambutannya, Presiden LIRA, Andi Syafrani menegaskan bahwa Perempuan LIRA memiliki peran vital dalam mengawal isu-isu strategis seperti perlindungan perempuan dan anak, keadilan sosial, pendidikan, kesehatan, serta transparansi dan akuntabilitas kebijakan publik.
“Perempuan LIRA hadir bukan hanya sebagai simbol, tetapi sebagai kekuatan nyata dalam memperjuangkan hak-hak rakyat dan memastikan suara perempuan terdengar dalam setiap proses pembangunan,” ujar Presiden LIRA Andi Syafrani

Sementara itu, Thia Syamsudin Ketua DPP Perempuan LIRA yang baru dikukuhkan menyampaikan komitmennya untuk menjadikan organisasi ini sebagai ruang perjuangan kolektif perempuan yang inklusif, progresif, dan berdaya saing.

“Kami siap bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk menghadirkan perubahan nyata, khususnya dalam peningkatan kualitas hidup perempuan dan keluarga,” tegas Thia Syamsudin yang juga Aktifis Seni Budaya dan tokoh Pergerakan perempuan Papua.

Pengukuhan ini diharapkan menjadi awal langkah Perempuan LIRA dalam menjalankan program-program advokasi, edukasi, serta pemberdayaan perempuan di berbagai daerah di Indonesia.

Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai keadilan, Perempuan LIRA berkomitmen untuk terus berkontribusi aktif dalam menjaga demokrasi, memperkuat pengawasan publik, serta mendorong terwujudnya Indonesia yang lebih adil dan sejahtera. (AR)

Post Comment