Gubernur Pramono Anung Ajak Masyarakat Betawi Bersatu di Haul M.H. Thamrin

Breaking

Gubernur Pramono Anung Ajak Masyarakat Betawi Bersatu di Haul M.H. Thamrin

SATYABERITA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau masyarakat Betawi untuk memperkuat persatuan, khususnya mereka yang tergabung dalam lembaga adat Majelis Kaum Betawi.

Menurut Pramono, persatuan masyarakat Betawi merupakan kunci penting untuk memperkuat peran budaya Betawi di Jakarta.

Imbauan tersebut disampaikan Pramono saat berziarah ke makam Pahlawan Nasional M.H. Thamrin di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Minggu (11/1/2026), dalam rangka peringatan haul ke-85 M.H. Thamrin. Acara tersebut turut dihadiri mantan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo.

Pramono menegaskan, selama menjabat sebagai Gubernur Jakarta, penguatan persatuan masyarakat Betawi menjadi salah satu fokus utamanya.

“Hari ini kita memperingati Haul M.H. Thamrin yang ke-85. Saya sebagai Gubernur Jakarta, bersama Bang Foke, harapannya cuma satu: semoga Majelis Kaum Betawi ini segera bersatu. Jangan ada lagi ‘ini itu, ini itu’. Sudah lah,” ujar Pramono.

Ia juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung apa pun yang dibutuhkan demi terwujudnya persatuan tersebut.

“Saya sudah sampaikan ke Bang Foke, apa yang harus saya kerjakan, pasti saya kerjakan,” lanjutnya.

Menurut Pramono, salah satu kekuatan utama masyarakat Betawi adalah sifatnya yang egaliter. Hal itu tidak terlepas dari sejarah Jakarta yang sejak awal tidak memiliki raja maupun sultan.

“Inilah kekuatan masyarakat Betawi, dan ini harus dipersatukan. Kalau bisa dipersatukan, menurut saya akan menjadi kekuatan yang luar biasa,” kata Pramono.

Lebih lanjut, Pramono mengingatkan bahwa pentingnya persatuan masyarakat Betawi juga merupakan amanah Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta. Dalam undang-undang tersebut ditegaskan bahwa budaya utama Jakarta adalah budaya Betawi.

“Dalam kesempatan ini saya sungguh berharap, mudah-mudahan di era saya, Majelis Kaum Betawi ini bisa betul-betul bersatu. Kalau bersatu, dampaknya luar biasa,” ujarnya.

Pramono menambahkan, meski dirinya bukan berasal dari Jakarta, ia memiliki komitmen kuat untuk memperkuat posisi masyarakat Betawi.

“Saya dilahirkan di Kediri dan sekarang menjadi Gubernur Jakarta, saya betul-betul berkeinginan masyarakat Betawi menjadi begitu kuat,” pungkasnya.

Post Comment