Anies Baswedan Terima Freedom of the City of London, Tegaskan Republik Adalah Janji

SATYABERITA – Anies Baswedan menerima penghargaan Freedom of the City of London dalam upacara di Guildhall, balai kota bersejarah yang telah menjadi pusat pemerintahan City of London selama enam abad, pada Jumat siang waktu setempat.
Mantan Gubernur DKI Jakarta periode 2017–2022 itu secara resmi disambut sebagai “Citizen of London” dalam tradisi sipil yang telah berlangsung sejak abad ke-13.
Penghargaan tersebut diberikan kepada tokoh yang dinilai memiliki kontribusi bagi kehidupan publik. Dalam pidato singkat berbahasa Inggris seusai upacara, Anies menegaskan bahwa penghargaan itu bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan kesempatan untuk memperkuat hubungan antara Indonesia dan Inggris, khususnya melalui kerja sama antarkota.
“Di negara saya, sepanjang hidup saya berpendapat bahwa republik bukanlah sebuah harapan. Republik adalah sebuah janji,” ujar Anies.
Ia menjelaskan bahwa para pendiri bangsa Indonesia tidak sekadar menyampaikan harapan, tetapi meletakkan janji untuk melindungi setiap warga negara, mencerdaskan setiap anak, dan menghadirkan kesejahteraan bagi semua.
“Janji adalah utang,” katanya.
Tradisi Berusia Hampir 800 Tahun
Anies dinominasikan oleh Alderman Alastair King, yang saat itu menjabat Lord Mayor of London, bersama Alderman Gregory Jones KC. Nominasi tersebut disetujui Court of Common Council, badan tertinggi City of London Corporation, pada Juni 2025.
Dalam daftar persetujuan yang sama, tercantum nama aktris peraih Oscar Cate Blanchett dan kapten tim rugbi Inggris, Maro Itoje.
Freedom of the City of London merupakan salah satu tradisi sipil tertua di dunia yang masih berlangsung. Catatan sejarah menyebutkan tradisi ini telah ada sejak 1237. Pada awalnya, status tersebut menandai hak warga merdeka untuk berdagang di London.
Seiring perkembangan zaman, penghargaan ini diberikan kepada tokoh-tokoh yang dinilai memberikan kontribusi penting bagi kehidupan publik. Sejumlah nama besar yang pernah menerimanya antara lain Winston Churchill, Nelson Mandela, Desmond Tutu, Lee Kuan Yew, Stephen Hawking, Sir Tim Berners-Lee, J.K. Rowling, Harry Kane, dan Ed Sheeran. Pekan sebelumnya, penghargaan tersebut juga diberikan kepada komponis Andrew Lloyd Webber.

London dan Jakarta, Dua Kota yang Beragam
Upacara penganugerahan dipimpin Alderman Vincent Keaveny, Lord Mayor of London periode 2021–2022, yang bertindak sebagai Representative Lord Mayor.
Keaveny dan Anies telah memiliki hubungan sebelumnya. Pada Mei 2022, Keaveny menerima Anies di Mansion House, kediaman resmi Lord Mayor. Sebulan kemudian, Anies membalas kunjungan tersebut dengan menjamunya di Balai Kota Jakarta.
Dalam sambutannya, Anies berseloroh bahwa melalui upacara tersebut London kini unggul satu kunjungan. Ia pun menyatakan niat untuk membalasnya.
Sementara itu, Alderman Gregory Jones, salah satu tokoh yang mengusulkan nama Anies, baru saja kembali dari Jakarta setelah menjadi bagian dari delegasi Lord Mayor pada Oktober 2025. Anies menghadiri upacara tersebut bersama istrinya, Fery Farhati.
Dalam pidatonya, Anies menghubungkan pengalaman London dan Jakarta sebagai kota yang hidup di tengah keberagaman masyarakat.
“Lebih dari tiga ratus bahasa dituturkan di London. Tujuh ratus bahasa dituturkan di Indonesia, dan sebagian besar bertemu di Jakarta,” ujarnya.
Menurut Anies, keberagaman merupakan anugerah, tetapi persatuan membutuhkan upaya nyata dari masyarakat.
“Kita sama-sama tahu bahwa kebinekaan adalah karunia Tuhan, dan persatuan adalah hasil kerja tangan manusia,” katanya.
Freedom sebagai Pintu Kerja Sama Indonesia–Inggris
Anies menegaskan bahwa penghargaan tersebut akan dimaknainya sebagai sarana untuk membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, bukan sekadar simbol prestasi pribadi.
“Saya ingin memperlakukan Freedom ini sebagai pintu, bukan piala,” ujarnya.
Ia berharap penghargaan itu dapat menjadi jembatan bagi para wali kota, insinyur, guru, dan generasi muda Indonesia untuk belajar serta bertukar pengalaman di London. Sebaliknya, ia juga ingin mendorong lebih banyak pihak dari London untuk menjalin hubungan dengan Jakarta dan kota-kota lain di Indonesia.
“Persahabatan Inggris dan Indonesia sudah tua. Persahabatan antarkota kita masih muda, dan justru itulah yang paling besar ruang tumbuhnya,” kata Anies.
Ia menutup pidatonya dengan menyebut kata “merdeka”, yang memiliki makna khusus dalam sejarah dan identitas bangsa Indonesia.
“Dalam bahasa saya, kata untuk freedom adalah merdeka. Itu kata yang diteriakkan bangsa Indonesia pada 1945, dan masih kata yang kami teriakkan saat kami paling bahagia,” ujarnya.
“Hari ini City of London memberikan kepada seorang Indonesia satu kata yang paling dicintai bangsanya. Saya akan berusaha pantas menerimanya. Merdeka.”
Kiprah Anies di Forum Internasional
Nama Anies bukan hal baru bagi kalangan pemerintahan dan akademisi di London. Saat memimpin Jakarta, ia menjabat Vice Chair C40 Cities, jaringan kota-kota besar dunia yang berfokus pada aksi iklim. Dalam peran tersebut, ia mendampingi Wali Kota London Sadiq Khan yang menjabat sebagai Chair.
Anies tercatat sebagai orang Indonesia pertama yang menduduki posisi pimpinan tersebut di C40 Cities.
Di bidang transportasi perkotaan, pembenahan transportasi publik Jakarta yang antara lain mengambil pelajaran dari pengalaman London turut mengantarkan Jakarta menjadi kota pertama di Asia Tenggara yang meraih Sustainable Transport Award pada 2021.
Sejak 2023, Anies juga menjadi anggota dewan Asia Research Centre di University of Oxford. Dalam dua tahun terakhir, ia beberapa kali diundang untuk berbicara di Oxford, Cambridge, serta di hadapan diaspora Indonesia di London.
Sebelumnya, Anies masuk dalam daftar 100 Intelektual Publik Dunia versi majalah Foreign Policy pada 2008 dan terpilih sebagai Young Global Leader oleh Forum Ekonomi Dunia pada 2009.
Penerimaan Freedom of the City of London menambah daftar pengakuan internasional yang diterima Anies sekaligus membuka peluang untuk memperluas hubungan antara Indonesia dan Inggris melalui diplomasi perkotaan, pertukaran pengetahuan, dan kerja sama antarmasyarakat.
Post Comment