TpOlTfrpTSY5BUO8BSd8Tfr0Gi==

Kurma: Makanan Sunnah dengan Segudang Manfaat Kesehatan di Bulan Ramadan

SATYABERITA - Bulan Ramadan menjadi momen yang sangat dinantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia. Selain menjalankan ibadah puasa, ada kebiasaan yang selalu dilakukan oleh umat Muslim saat berbuka puasa, yaitu makan kurma. 

Rasulullah SAW pun menganjurkan umatnya untuk berbuka puasa dengan kurma, terutama kurma basah (ruthab). Namun, bagi masyarakat Indonesia yang sulit menemukan kurma basah, kurma kering tetap dapat menjadi pilihan yang baik.

Kurma memiliki kandungan gula alami yang terdiri dari glukosa dan fruktosa. Pada saat berpuasa, kadar gula darah menurun dan tubuh menjadi lemas. 

Oleh karena itu, makanan yang mengandung gula alami seperti kurma sangat efektif untuk meningkatkan kadar gula darah dalam waktu cepat. 

Glukosa dan fruktosa dalam kurma akan cepat terserap oleh tubuh dalam waktu 5-10 menit, yang sangat membantu saat berbuka puasa.

Selain itu, kurma memiliki keunggulan dibandingkan makanan lainnya yang mengandung gula. Kandungan serat dalam kurma membuatnya dicerna lebih lambat dibandingkan dengan gula dalam bentuk cair. 

Hal ini menjadikan kurma sebagai pilihan yang baik untuk menjaga energi lebih lama. Makan kurma saat sahur juga membantu tubuh tetap segar dan tahan lapar sepanjang hari.

Kurma kaya akan nutrisi dan sangat bergizi. Kandungan utamanya adalah karbohidrat sederhana, terutama sukrosa dan fruktosa, yang mencapai sekitar 70%. 

Kurma juga mengandung protein, serta berbagai mineral penting seperti kalium, magnesium, tembaga, selenium, mangan, dan zat besi. Di samping itu, kurma juga mengandung vitamin B dan tinggi serat. 

Tidak hanya itu, kurma mengandung antioksidan seperti karotenoid, asam fenolik, flavonoid, dan anthocyanin yang dapat melindungi tubuh dari radikal bebas penyebab penyakit.
Manfaat Kurma untuk Kesehatan

1. Menjaga Kesehatan Pencernaan
Kurma kaya akan serat, terutama serat tidak larut, yang membantu melancarkan pencernaan. Kandungan fenolik dalam kurma juga dapat membantu membersihkan usus, mengurangi risiko kanker usus, serta melindungi mukosa lambung saat berpuasa.

2. Mencegah Risiko Diabetes
Meskipun rasanya manis, kurma dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Kandungan serat dalam kurma membuat proses pencernaan lebih lambat, yang pada gilirannya membantu mengurangi risiko diabetes.

3. Meningkatkan Kesehatan Tulang
Kandungan selenium, mangan, tembaga, dan magnesium dalam kurma berperan dalam mencegah osteoporosis dan menjaga kesehatan tulang.

4. Mencegah Anemia
Kurma yang kaya akan zat besi sangat baik untuk mencegah anemia, membantu tubuh tetap bertenaga, serta menjaga kadar oksigen dalam darah.

5. Meningkatkan Kesehatan Jantung
Kurma mengandung kalium dan magnesium yang dapat menurunkan tekanan darah. Selain itu, serat dalam kurma bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol jahat, serta antioksidan asam fenolik yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung.
6. Menangkal Radikal Bebas
Antioksidan yang terkandung dalam kurma melindungi tubuh dari radikal bebas penyebab kanker dan penuaan dini. Karotenoid, flavonoid, dan asam fenolik membantu mengurangi risiko kanker dan gangguan mata terkait usia.

7. Menjaga Kesehatan Otak
Penelitian menunjukkan bahwa kurma dapat membantu menghambat peradangan di otak, yang terkait dengan penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer. Selain itu, kurma juga berpotensi meningkatkan daya ingat dan kognisi.

8. Membantu Menurunkan Berat Badan
Kurma yang kaya serat dan protein tak larut dapat membantu merasa kenyang lebih lama, menjadikannya camilan yang ideal dalam diet. Namun, konsumsinya perlu dijaga agar tidak berlebihan.

9. Mencukupi Kebutuhan Cairan
Kurma, terutama kurma basah, memiliki kandungan air yang dapat membantu mengembalikan cairan tubuh yang hilang setelah seharian berpuasa.

Menjalankan Sunnah dengan berbuka dan sahur menggunakan kurma bukan hanya membawa manfaat kesehatan, tetapi juga tambahan pahala. 

Berbagai kandungan gizi dan manfaatnya, tidak ada alasan untuk tidak memilih kurma sebagai makanan favorit saat berbuka dan sahur di bulan Ramadan. 
(Dikutip dari berbagai sumber) 

Komentar0

Type above and press Enter to search.